Tuesday, November 21, 2006

nanti

penantian
menyakitkan

nak dilepaskan
pun sakit

hanyalah waktu

Saturday, November 11, 2006

a n t a r a

di depan mata
antara

yang berentak kasih
terasa bermusim
lafaz cinta
tapi terumbang
rapuh kasih
jauh di mata
hati entah di mana

yang mengalir kasih
bagai tak berakhir
terasa tulus
cinta ikhlas
berharga dikasihi
tapi tak berkesampaian
bahagia
tetap bertumpang

besok
siapa tahu

hati
kenapa perlu
menyuluh,
meneliti,
mentaksir
segala kemungkinan

berdoa
berserahlah
pada Dia
redha

Thursday, November 9, 2006

t e r a s a

Sekian lama
mengelak
tak tertepis lagi
lalu terlewatlah aku
di ruang yang menyimpan
seribu jejak kita
terbuka lipatan cerita
tersusuk pedihnya racun rindu
terasa
tersangat rindunya

l e t g o

enough
is enough
let go
xxx
make doa
let God

Sunday, November 5, 2006

kembali?

entah apalah landasan
yang membolehkan
kau tergamak meminta
aku terima kau kembali

usahlah diganggu
usahlah disiakan waktu

sekadar kemaafan mampu kuberi
kasih tak terasa
hakikatnya
kau tiada dalam hidupku lagi

jika ikhlas niatmu
bahagialah atas kebahagiaanku.

Wednesday, November 1, 2006

01/11/06 ?

Tak terungkap lagi
Tak tertaksir
Tak tahu
Arah ke mana harus dituju

Waktu yang iringi langkah
bagai kaku, beku..

Kian lemah degupan
Tapi aku masih di sini
Menanti waktu
Yang kemas mendokong rahsia
Segala penentuanNya

Sunday, September 17, 2006

v a l i d ?

kenapa dibiar diri melukai hati
dah nyata
tak dipinta pergi
tak dipinta menanti

pilihanmu sendiri yang membawa
ribut dan kacaunya hati

sekadar bisikan terledak rasa
kuatnya kasih
dalamnya cinta
sekadar bisikan…
apakah valid untuk disandarkan?
apakah tak tersia untuk dititip?
kenangan semalam pun menjadi bayangan
yang kian pudar

tangisan mengiring indahnya semalam
pedih terasa hati
menitip semalam di alam nyata
tapi semalam itu
dah terlalu lama berlalu
semalam itu kini menjadi zon
yang menghidupkan kepedihan
pedih sepedihnya

kenapa masih dilewati semalam
kenapa dibiarkan diri melukai hati?

validkah ledakan rasa ini?

Monday, September 11, 2006

Umrah II (22/09/06 / 29 Shaaban 1427)

Ya Allah...
ampuni dosaku
lancarkan perjalananku
terimalah ibadahku
aku mohon ketenangan
aku mohon keberkatan
aku mohon petunjukMu.

Ya Allah...
kedatangan hambaMu
untuk penyucian hati dan jiwa

Ya Allah...
Yang maha pengasih
Lagi maha penyayang
Dengan izinMu
Hamba menyahut panggilan!

Monday, September 4, 2006

di persinggahan

Tersasar dalam perjalanan
Tak menyangka
Terlajak di persinggahan
Melewati subuh

Nyaman
Syahdu
Terasa nak berlama
Menikmati tenangnya kedamaian subuh
Di persinggahan ini

Tenangnya sehingga aku terlena
Sempat bermimpi indah

Mentari pagi
Terang mengabur mimpi
Terjaga

Perjalanan kuteruskan

Ya Allah !
Hanya kasihMu yang kuperlukan…
Temani perjalananku

Sunday, August 27, 2006

e p i s o d

-I-
siang malam
resah berhempas sepi

ku pohon ketenangan dan petunjuk
payah tapi tegar
gugup berseli yakin

ku selami
cuba menjiwai
erti setiap episod kejadian

-II-
ku tunggu suara
yang menyepi
terlalu lamanya
hampir terlerai genggaman berharap
hampir goyah shahdu doa

kala ku lepas genggaman
kau kirim sekadar bisikan
tapi kuatnya kasih
bisikan meledak rasa
dan aku pun
kembali menggenggam harap
kembali berdoa shahdu

dan ku tunggu suara
yang menyepi
lagi..

-III-
sebak
tak pernah terduga

kau ingin jadi aku sebahagian dari mu
kau ingin jadi sebahagian dari ku

seikhlasnya
semulianya
seindahnya

tapi hatimu
bukan milik mu sorang

manakan mampu
aku capai bahagia
bila hati mereka terluka...

biarlah
siang malam
meresah berhempas sepi

ku pohon ketenangan dan petunjuk
payah kian tegar
gugup kian yakin

ku selami
cuba menjiwai
erti setiap episod kejadian

-IV-
Engkau maha mendengar
Engkau menduga dan menguji kesabaran hambaMu

payah kian tegar
gugup kian yakin

yang dinanti menyepi
yang bersuara tak mungkin kesampaian

terdetik
masih ada kasih..

sabar demi waktu
Engkau maha mengetahui..

Sunday, July 30, 2006

h o m e

I am in the midst of my journey

Ya Allah
Bless me with Your guidance
for me to be
and remain
on the right path

I am indeed on my way
and only wish to arrive home
peacefully
beautifully
to face You.

Amin.

Saturday, July 1, 2006

Pujuk

Redhalah..

setiap kekosongan
setiap kesakitan
setiap kepedihan
setiap titisan airmata

Semoga terampun dosa.

Subhanaka laa'ilmalanaa
illaamaa 'allam tanaa
innaka antal 'aleemulhakeem

Friday, June 23, 2006

wakey-wakey

are you still there,
or have you stepped out
and walked away?
how far have you gone?
while i remain
with my day dreaming
at the very spot
waiting..
how much longer would it be
before i get the wakeup call?

Saturday, June 17, 2006

l o s s

Have you ever woke up
in the midst of the night
feeling the pang of hollow
and emptiness
in your chest

as though something
is snatched out of you

you hear your heart crying
and you feel your soul yearning
and reaching out for something
so out of touch
it's simply something beyond..

This pain
is getting all too familiar
it comes with the loss of life precious

i first felt it when my grandma passed away
i felt it again when my dad left us
i felt it when my 11 years of marriage plunges

And this pain
it's revisiting
it's coming once too often
it's hurting so bad
it's really so bad

Yes - faith and patience
space, devine decree
and destiny

this is part of it
and it's simply something beyond me

Ya Allah,
If this is Your punishment to the sins i've committed, please forgive me
If this is a test to my faith, please increase my level of iman
If this is a test to my love, please give me strengths to endure this pain

Ya Allah,
I know you've heard me
And only You know what's best
I need your guidance..
Ya Rahman
Ya Rahim
Ya Rabbul'alamin.

Tuesday, May 9, 2006

p a i n

this pain
is hurting
with each breath i take

each tear drop
spells
clearly
where this pain comes from
hence my regrets

i am learning
from this pain
which i am getting
to know well

this pain
which is hurting
wish i could rid
but isn't pain
meant
to clean one's sins

i hope i'll remember
this pain well
this pain
from which i should be learning

i ask you O God
to forgive me
and i ask you O God
to mercy me
i ask you O God
to grant me sustenance
to endure
this pain

Friday, April 7, 2006

K e j a u h a n

bermula detik
terhela nafas ...
dek kejauhan
dengan rindu yang melemaskan
datang dan pergi

ke mana hala penantian
terkadang tersasar
tenggelam dek kegusaran

apa prioriti perjalanan ini
terhela nafas ...

kejauhan
membawa sepi
dan berganti teman
antara rindu
dan kegusaran

Tuhan
Engkau Maha Mengetahui
Berikan petunjukMu.

Wednesday, March 15, 2006

s e n d i r i

tak disuruh
meng-angau, mengharap, merajuk

lalu
tanggung sendiri
pedih sendiri
sedih sendiri
tahu sendiri

tak disuruh
melabuh dalam kelemahan
melemas dalam keresahan
tergawang, hilang

pernahkah resah
tunggu suria dan sinarnya
datang dan pergi
membawa malam dan siang?

lalu kenapa harus meresah
tunggu bulan dan sinarnya

tak disuruh
dan bukan salah bulan dan sinarnya
kalau sendiri
yang tergesa menanti

tak disuruh
merajuk sendiri
meratap sendiri
lemah sendiri

tak disuruh
nekadlah jika mahu
rindulah bila perlu

sampai bila?

perlu redha
ketentuan Yang Maha Esa

Monday, March 13, 2006

sesuka hati

bicara sepi
mimpi siang
igauan malam
terpaksa menepis
rindu membara
menagih belaian
yang entah bila lagi akan munculnya
datang dan pergi
sesuka hati

hati merajuk
tapi tak mampu tertunjuk
takkan terpujuk
dan rajuk pun terpendam

pedih
sedih

mengharapkan kekuatan
mencari kedamaian
mencari pautan
mencari jawapan

datang dan pergi
sesuka hati

tunggu
apa yang ditunggu?
bulankah itu?
bisakah bulan jatuh ke riba?
di alam nyata?
yang dinanti sinarnya
bulan takkan jatuh ke riba
dan bulan terbit ikut peredaran
tunggulah..

merajuk lagi
airmata temani malam
mengumpul kekekuatan
nekad menyepi
teresak dalam lena
nekad menyepi
nekad menyendiri
biar dicari
nekad

fajar menyinsing
celik mata
rindu terus bertandang

huhhhhhh
sampai bila

mungkinkah
bicara sepi hilang
dengan peredaran

datang dan pergi
sesuka hati

Thursday, February 23, 2006

perjalanan

langkah tak menentu

kekadang galak,
berlari anak
senyum terbelai tawa

tapi bila suaramu sepi
langkah lemah
longlainya tak maya

sampai bila?
langkah tak menentu
kekadang mengundur resah
tak pasti
kekadang menerpa
nak berlari

bersilih

tertanya
di manakah aku
dalam perjalananmu